Dear Kamu
Masih teringat jelas, jejak rekam yang kamu tinggalkan di kepala, didalam kenangan aku tentang kamu. Ada berjuta cerita, bahagia, duka nestapa semua bercampur aduk menjadi satu. Manis, pahit semua melebur di dalam hati, asa dan raga.
Masih ingat jelas, mengapa aku jatuh cinta padamu, sebuah alasan yang juga membuat kamu mengabaikan aku. Tapi itu sejarahku, tidak akan berubah. Aku berdamai dengan diri berdamai dengan keadaan. Dan aku menerima setiap alasan yang kamu kemukana ketika kamu berhenti, berhenti jatuh sayang padaku.
Apakah ada alasan lain lagi kenapa aku bertahan di sisi kamu ?
Apakah ada alasan lain lagi kenapa aku harus mengabaikan rasa sakit yang aku rasakan ?
Apakah ada alasan lain lagi kenapa aku harus menerima semua perlakuan jahat kamu padaku. di 2 tahun terakhir ini ?
Tidak, aku lelah...dengan semua yang aku rasakan, aku lelah dengan semua yang kamu lakukan.
Aku mundur, pergi, menjauh sejauh yang aku bisa untuk menjauhi kamu.
Aku hanya ingin bahagia, dengan kehidupan yang normal. Dan kamu tahu itu.
Terima kasih, buat 11 tahun kebersamaan kita. Aku yakin, kamu sempat bahagia bersamaku, seperti aku juga sempat bahagia bersama kamu.
Ini surat cinta terakhir yang akan ku kirimkan padamu. Tidak ada lagi cerita kita, tidak ada lagi rasa yang tersisa, aku dan kamu telah mengakhiri semua. Berjalan dengan pilihan masing-masing, dengan ego dalam BEGO dengan kepala terangkat dalam kesombongan.
Aku dan kamu berakhir, tanpa dendam.
/deasy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar