Selasa, 24 September 2013

Dear Byan, Mirza ... Ini surat cinta dari Bubu

Dear Byan, Mirza

Entah kenapa pagi ini rasanya mellow sekali, Bubu melihat Mirza yang lagi nonton TV, membayangkan kakak yang lagi sekolah tanpa di minta dan tanpa permisi, bubu menangis. Yaa...bubu sedih atau bubu bahagia, karena ternyata kalian sudah sebesar ini.

Siang ini, bubu akan menuliskan surat cinta untuk kalian.


Byan, Mirza

Bubu mengingat dengan jelas, kehamilan kalian. Berbeda, tapi bubu menikmati setiap momen berharga. 
Kehamilan Kakak yang nyaris tanpa masalah. Berjalan lancar. Alhamdulillah.
Apakah kakak ingat, ketika di perut bubu, kita pulang jam 2 malam sehabis nonton soundrenalin ?
Apakah kakak ingat, kalo bubu ngidam banget ayam bakar bu imas, dan niat banget dari tanjung sari ke ITC naik bis hanya untuk makan ayam bakar ?
Apakah kakak ingat, kita hobi sekali jalan-jalan, datang ke event-event kantor ayah ?
Aahhh bubu masih mengingatnya dengan jelas.
Apakah kakak ingat, ketika hari lahir kamu tiba, bubu dan ayah bernyanyi sepanjang jalan hanya untuk berusaha menghilangkan rasa sakit akibat kontraksi.

Dan Mirza, bubu bersyukur bisa melewati kehamilan dan kelahiran kamu dengan lancar.  Okey, bubu terlena dengan kehamilan kakak yang tanpa morning sick, tanpa masalah, tapi ternyata Allah memberikan nikmat itu semua di kehamilan kamu.
Nyaris 9 bulan bubu isi dengan mual-mual, muntah-muntah.
Apakah kamu ingat, bagaimana bubu menangis, ketika tidak ada lagi yg bisa bubu keluarkan dari perut sementara rasa mual kian menyapa dengan hebatnya ?
Apakah kamu ingat, ketika bubu berusaha mati-matian minum susu hanya agar kamu tumbuh kuat di perut bubu ?
Apakah kamu ingat, ketika bubu nyaris menyerah ketika melahirkan kamu. 
Apakah kamu ingat di Manado, hanya ada bubu, kakak dan ayah ?
Apakah kamu ingat bubu lemas, capek tapi bahagia setelah kontraksir hampir 30 jam lamanya ?
Aaahhh Mirza, apakah kamu ingat semua ?

Melewati hari demi hari, tentu bubu menikmati semuanya.

Menikmati kenakalan kalian
Menikmati pertumbuhan kalian
Menikmati setiap tahap kehidupan kalian

Bubu akan menikmatinya, karena bubu tahu, bubu akan merindukannya.

Byan, Mirza

Saat ini, bubu berusaha keras menjalankan hidup sehat.Okeeyy walau kadang godaan sekedar malas berolah raga atau makan makanan yang berlemak kerap datang, tapi bubu berusaha, berusaha untuk hidup sehat.

kenapa ?

Bukan ... bukan karena bubu pengen punya badan sekeren  Angelina Jolie.

Tapi karena bubu mau, menemani Byan dan Mirza lebih lama dalam keadaan sehat. Tidak menyusahakan kalian di masa tua bubu.

Bubu ingin melihat Byan dan Mirza di wisuda
Bubu ingin melihat Byan dan Mirza menikah
BUbu ingin melihat Byan dan Mirza berkeluarga, memberikan bubu cucu yang lucu

Bubu percaya, bahwa Byan dan Mirza akan punya pilihan dalam hidup nanti. Entah mau sekolah dimana, menikah dengan siapa, bekerja dimana. Bubu membebaskan kalian untuk memilih, walau mungkin bubu tidak ada di pilihan kalian. Pilihlah yang baik, membawa kebaikan buat semua

Bubu bahagia, ketika kalian berbahagia.


Byan, Mirza

Bubu minta maaf, untuk banyak waktu yang tidak bisa kita lewati bersama. untuk semua kesibukan bubu. 

Bubu hanya ingin, Byan dan Mirza mengingat bahwa punya seorang bubu yang tidak pernah menyerah, memberikan yang terbaik untuk kalian.

Biarkan bubu bekerja keras mencari uang, bubu hanya minta nilai yang baik sebagai balasan. Hidup yang lurus, bukan ... bukan hanya demi kebahagiaan bubu, tapi juga kebagahiaan kalian.

Di masa tua bubu nanti, bubu ingin tinggal di sebuah panti jompo, berbaur dengan banyak orang seumuran bubu, bubu ngga ingin menyusahkan kalian.

Tapi bubu ingin, datanglah menjenguk bubu.
Dengan istri kalian yang sholeha
Dengan anak-anak kalian yg sholeh
Dengan rindu yang teramat sangat

Tumbuh besar anak-anakku
Buat bubu bangga

Karena saat ini, hanya itu yang bubu mau.


Bubu sayang Byan
Bubu sayang Mirza